8 Juni 2021 11:39 am

Buah Tawadhu

Buah Tawadhu
Tawadhu adalah kekuatan. Sebaliknya, menyombongkan diri *(takabbur) adalah kerapuhan.*
Orang yang tawadhu mendapatkan kemuliaan, meski secara lahir mungkin belum mampak ke permukaan. *Manusia mengiranya ia biasa, namun di sisi Allah ia mulia.

1. Dicintai Allah SWT.
“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin..”_ (QS. Al-Maidah: 54). Diantara sifat manusia yang dicintai Allah adalah ia berlemah lembut kepada sesama mukmin, tidak bersikap sombong kepadanya.

2. Derajat tinggi di sisi Allah SWT*
"Tidaklah seorang bertawadhu karena Allah SWT, melainkan Allah SWT akan mengangkat derajatnya."_ (Hadits Riwayat Muslim).

3. Kemuliaan di Akhirat
“Siapa yang meninggalkan pakaian kemuliaan lantaran tawadhu’ karena Allah, padahal ia mampu untuk itu, maka Allah akan memanggilnya pada hari Kiamat di hadapan seluruh makhluk, hingga Allah memberikannya kebebbasan untuk memilih perhiasan apapun yang ia inginkan di Surga”. (Hadits Riwayat Muslim).

4. Surga Allah
Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati... (QS. Al-Furqan: 63-75).

Ya Rabb, jadikan kami lebih memilih apa yang di sisi-Mu, untuk hindari kemuliaan yang semu. Aamiin...

Penulis :
Ustadz. H. Ahmad Yani, Lc. MA (Pengasuh Rumah Tahfizh Qur’an Khairukum)

Blog Post Lainnya
Kontak Kami
0813 1575 9908
info@zakatbaik.org
Perum Vila Rizki Ilhami 2 Jl. Raihan Boulevard Ruko RD 9 Sawangan, Depok, Jawa Barat
Ikuti kami
@2021 Zakat Baik Inc.