-
15 April 2026 1:58 pm

Dari Mpek-Mpek ke Harapan: Kisah Tegar Ibu Tari di Jalanan

Dari Mpek-Mpek ke Harapan: Kisah Tegar Ibu Tari di Jalanan
Langkah kakinya mungkin sederhana, namun perjuangannya begitu luar biasa. Setiap pagi, sejak pukul 07.00 hingga senja mulai turun, Ibu Tari menyusuri jalanan dari satu kampung ke kampung lainnya. Dengan penuh harap, ia membawa sekitar 50 paket mpek-mpek dagangannya yang ia ambil dari pemasok dan menjajakannya dari Kelurahan Duren Mekar hingga berkeliling ke Duren Seribu dan Sawangan, Depok. Panas terik, debu jalanan, hingga lelah yang menguras tenaga, seakan tak pernah mampu menghentikan langkahnya. Demi apa semua itu? Demi keluarga. Demi dapur yang harus tetap mengepul. Dengan penghasilan bersih yang hanya berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per hari itu pun jika dagangannya habis ia tetap bertahan. Sementara sang suami bekerja sebagai tukang parkir dengan penghasilan yang tidak menentu, Ibu Tari memilih untuk terus berjuang, menjemput rezeki dengan kedua kakinya sendiri, tanpa pernah mengeluh.
-
Namun, perjuangan itu tidak selalu berjalan mulus. Hujan menjadi salah satu ujian terberatnya. Ketika langit mendung dan hujan turun, langkahnya terhambat, jarak tempuhnya terbatas, dan dagangannya terancam tidak habis. Seolah belum cukup, ujian lain pun datang. Beberapa waktu lalu, Ibu Tari mengalami musibah ditipu oleh seseorang yang memesan hingga 50 paket mpek-mpek. Harapan akan keuntungan berubah menjadi beban. Hingga hari ini, ia masih harus mencicil kerugian tersebut kepada pemasoknya, akibat kepercayaan yang disalahgunakan. Namun di balik segala keterbatasan dan luka itu, Ibu Tari tidak berhenti. Ia tetap berjalan. Tetap berjualan. Tetap berharap. Karena baginya, menyerah bukanlah pilihan. Hari ini, harapan itu sedikit terjawab. Tim Zakat Baik hadir dan memborong seluruh dagangan Ibu Tari. Bukan hanya membantu meringankan beban yang ia tanggung, tetapi juga menghadirkan senyum yang mungkin sudah lama ia rindukan. Mpek-mpek tersebut kemudian dibagikan kepada para santri di salah satu pesantren di wilayah Tajur Halang, Kabupaten Bogor menjadi kebahagiaan yang mengalir dari satu tangan ke tangan lainnya.
-
Kisah Ibu Tari adalah potret nyata perjuangan di sekitar kita tentang keteguhan, keikhlasan, dan harapan yang tidak pernah padam. Di luar sana, masih banyak “Ibu Tari” lainnya yang berjuang dalam diam, menunggu uluran tangan kebaikan. Mari kita menjadi bagian dari harapan itu. Melalui program Zakat Baik, setiap bantuan yang kita salurkan bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menghidupkan kembali semangat mereka untuk terus bertahan dan melangkah. Karena sejatinya, sekecil apa pun kebaikan yang kita berikan, bisa menjadi alasan besar bagi orang lain untuk tetap kuat menjalani kehidupan.
Blog Post Lainnya
-
Kontak Kami
0823-1013-0061
info@zakatbaik.org
Perumahan Arco, Jl. Rambutan No 16 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Jawa Barat 16518
Ikuti kami
Scan Untuk Berdonasi
-
@2026 Yayasan Zakat Baik Bersama Inc.