
Depok — Zakat Baik kembali menghadirkan dukungan pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha kepada Iqbal, alumni Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI yang kini berkhidmat di unit usaha Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) Khairukum. Bantuan permodalan tersebut diberikan untuk mengembangkan usaha BAIQ Celuller (Bang Iqbal Celuller), sebuah usaha layanan kebutuhan digital dan transaksi harian masyarakat yang berlokasi di samping Pondok RTQ Khairukum, Kaliputih, Citayam, Depok.
BAIQ Celuller menjalankan usaha yang berfokus pada penjualan pulsa elektronik dan layanan transaksi perbankan serta berbagai pembayaran. Layanan yang disediakan menyasar kebutuhan masyarakat yang membutuhkan transaksi secara praktis dan mudah dijangkau, mulai dari kebutuhan pulsa hingga berbagai layanan pembayaran. Kehadiran usaha ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mengembangkan unit usaha produktif di lingkungan RTQ Khairukum, sehingga aktivitas ekonomi dapat tumbuh berdampingan dengan kegiatan pendidikan dan pembinaan para santri.
Lokasi menjadi salah satu peluang penting bagi pengembangan BAIQ Celuller. Usaha ini berada di sisi pondok yang berhadapan dengan aktivitas masyarakat di sekitar wilayah Kaliputih dan kawasan perbatasan Depok–Citayam. Selain masyarakat yang tinggal di sekitar pondok, pangsa pasar juga berasal dari orang-orang yang melintas di depan pesantren dan membutuhkan layanan transaksi secara cepat tanpa harus pergi jauh. Dengan kebutuhan pulsa, pembayaran, maupun transaksi digital yang bersifat rutin, usaha ini memiliki peluang untuk membangun pelanggan tetap sekaligus mengembangkan jenis layanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bagi Iqbal, bantuan modal dari Zakat Baik bukan sekadar tambahan modal untuk menjalankan sebuah usaha, tetapi juga menjadi kepercayaan untuk membangun kemandirian ekonomi. Sebagai alumni SEBI yang kini memilih untuk berkhidmat di lingkungan RTQ Khairukum, pengembangan usaha ini diharapkan dapat menjadi ruang produktif untuk menjalankan aktivitas ekonomi sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas di lingkungan pesantren. Usaha yang dikelola secara konsisten juga diharapkan dapat berkembang dari skala sederhana menjadi unit usaha yang semakin kuat dan memberikan manfaat lebih luas.
Program permodalan seperti ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk mendorong penerima manfaat agar memiliki kesempatan membangun sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan. Zakat tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ikhtiar pemberdayaan agar seseorang memiliki kemampuan untuk tumbuh, berusaha, dan meningkatkan kemandirian ekonominya. Melalui dukungan modal usaha, Zakat Baik berupaya membuka ruang bagi lahirnya usaha-usaha produktif yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di sekitarnya.
Ke depan, BAIQ Celuller diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi layanan transaksi yang dekat dengan masyarakat sekitar RTQ Khairukum dan kawasan Depok–Citayam. Dari sebuah usaha sederhana di samping pondok, terdapat harapan agar lahir kemandirian, kebermanfaatan, dan peluang ekonomi baru. Inilah ikhtiar Zakat Baik dalam #MenguatkanKebaikan: mengubah dukungan zakat menjadi daya tumbuh, sehingga kebaikan tidak berhenti pada bantuan, tetapi dapat terus bergerak dan menghadirkan manfaat.




